Home » Inspirasi » Pusing Setelah Makan Ketahui Penyebabnya
Pusing Setelah Makan Ketahui Penyebabnya

Pusing Setelah Makan Ketahui Penyebabnya

Makan menjadi bagian penting dalam kehidupan. Jika kebutuhan yang satu ini tidak dipenuhi, bisa menyebabkan berbagai gangguan pada tubuh, salah satunya gangguan fokus dan sulit berfikir. Namun setelah makan, tidak sedikit orang yang mengalami masalah baru, yaitu mengantuk. Mengantuk setelah makan memang menjadi salah satu fenomena yang cukup sering terjadi. Makanan dan minuman yang kamu konsumsi akan dicerna oleh lambung dan usus. Saat proses pencernaan berlangsung, tubuh akan melepaskan hormon tertentu seperti serotonin dan melatonin. Peningkatan kedua hormon inilah yang bisa menimbulkan rasa kantuk. Namun, tak hanya itu, kamu juga bisa saja mengalami sakit kepala atau pusing setelah makan. Biasanya, rasa sakit kepala atau pusing yang muncul cukup tajam. Dan hal ini terjadi bukan tanpa sebab, ada beberapa penyebab munculnya hal ini. Mulai dari kondisi kesehatan hingga makanan yang kamu konsumsi. Berikut ini penyebab kepala terasa pusing setelah makan.

  • Gula darah rendah

Salah satu kondisi yang mungkin menjadi penyebabnya adalah hipoglikemia atau kadar gula darah rendah. Glukosa dalam darah biasanya kamu dapatkan dari makanan yang kaya akan karbohidrat. Kemudian, tubuh menyerap karbohidrat dari makanan. Dengan bantuan insulin, karbohidrat yang telah menjadi glukosa akan diserap oleh tubuh dan diubah menjadi sumber energi. Nah, pankreas adalah organ yang menghasilkan insulin. Jika pankreas menghasilkan insulin terlalu banyak dalam tubuh, kadar gula kamu bisa menurun dengan drastis secara tiba-tiba. Hal ini mungkin terjadi karena insulin langsung menghabiskan suplai glukosa dalam darah kamu, sehingga kamu akan merasakan pusing setelah makan. Untuk mencegah hipoglikemia sesudah makan, hindari makanan yang mengandung kadar gula atau karbohidrat terlalu tinggi. Zat tersebut bisa mendorong pankreas untuk memproduksi lebih banyak insulin lagi. Jika kamu memang ingin makan makanan yang kaya akan karbohidrat, lebih baik batasi porsinya.

  • Migrain

Migrain atau sakit kepala sebelah bisa menjadi penyebab kamu merasa nyeri kepala setelah makan. Jenis-jenis makanan dan minuman tertentu bisa memicu terjadinya migrain. Pemicu migrain yang paling umum adalah tiramin, yaitu zat yang terdapat pada yoghurt, keju, dan krim asam. Selain itu, makanan seperti ati ayam, kecap, daging yang sudah diawetkan, dan jeruk juga bisa menjadi penyebab migrain muncul kembali. Yang artinya, makanan-makanan tersebut dapat menyebabkan pusing setelah makan. Selain sakit kepala, kamu mungkin akan mengalami gejala lain, seperti mual, muntah, peka terhadap cahaya, dan ingin pingsan. Cara terbaik untuk mencegah migrain adalah menghindari makanan pemicunya.

  • Hipertensi

Jika merasa pusing setelah makan, bisa jadi hal ini adalah tanda bahwa kamu mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi. Maka dari itu, memperhatikan asupan makanan menjadi hal yang sangat penting. Makanan dengan kandungan natrium yang terlalu tinggi biasanya dapat menyebabkan tekanan darah meningkat. Natrium yang biasanya banyak ditemukan pada garam ini diproses oleh organ ginjal. Jika kadar natrium dalam tubuh terlalu tinggi, tubuh akan mengalirkan air lebih banyak ke dalam darah. Akibatnya, volume darah pun meningkat, sehingga tekanan darah juga ikut melonjak naik. Hal ini bisa menyebabkan kamu mengalami sakit kepala setelah makan. Jika kamu memiliki riwayat penyakit hipertensi, sebaiknya batasi jumlah sodium atau garam yang kamu konsumsi sehari-hari. Selain itu, konsultasikan langsung dengan dokter untuk menangani kondisi ini.

  • Reaksi alergi

Mengalami pusing setelah makan bisa jadi salah satu reaksi alergi terhadap makanan atau zat tertentu. Reaksi alergi bisa menyebabkan tubuh memproduksi histamin, senyawa yang penting untuk menjaga daya tahan tubuh. Histamin akan bereaksi secara berlebihan dan menyebabkan kulit gatal, mual, bersin-bersin, atau sakit kepala. Hindari penyebab alergi kamu untuk mencegah sakit kepala sesudah makan.

Kamu bisa mengatasi rasa sakit kepala atau pusing setelah makan berdasarkan penyebabnya. Tetapi secara umum, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan yaitu:

1. Mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang

Menurut Cleveland Clinic, salah satu cara untuk mengatasi sakit kepala setelah makan yaitu mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Hindari mengonsumsi makanan tertentu secara berlebihan. Apalagi, makanan-makanan yang memang dapat memicu munculnya pusing dan sakit kepala. Lalu, hindari makanan atau minuman yang berpotensi menjadi stimulan seperti kafein, alkohol, dan makanan yang kaya akan kandungan natrium.

2. Memperbanyak minum air

Upayakan untuk banyak minum air setidaknya delapan gelas setiap harinya, demi memenuhi kebutuhan cairan.  Karena kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi, bisa menjadi penyebab kamu merasakan pusing, termasuk setelah makan. Minum air yang cukup akan membuat tubuh kamu akan terhidrasi dengan baik. Sehingga, risiko mengalami sakit kepala atau pusing akibat dehidrasi pun menurun.

3. Mengonsumsi makanan sedikit tapi sering

Daripada makan dalam jumlah besar tapi hanya satu dua kali dalam sehari, lebih baik makan berkali-kali meski hanya dalam porsi yang sedikit. Karena saat mengonsumsi makanan dalam porsi yang lebih banyak, tubuh membutuhkan lebih banyak energi dan aliran darah untuk mencerna makanan. Dengan begitu, risiko sakit kepala atau pusing setelah makan pun berkurang.

Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi Herbal Tetes Haseda. Haseda merupakan produk inovasi anak bangsa yang terbuat dari 42 jenis sari buah dan sayur, serta diproses menggunakan bio teknologi terpadu selama 9-12 bulan tanpa zat kimia dan bahan pengawet, sehingga aman dikonsumsi segala usia, ibu hamil dan menyusui. Haseda memiliki kandungan multivitamin, kalsium, antioksidan, pH8+, zink, enzim, EPA/DHA, asam amino, omega 3, 6, dan 9 yang bermanfaat untuk memperbaiki metabolisme tubuh, memperbaiki peredaran darah dan suplai oksigen, mengoptimalkan penyerapan nutrisi, detoksifikasi, regenerasi sel, meningkatkan daya tahan tubuh, memperbaiki fungsi saraf, meningkatkan stamina, kesegaran, dan gairah. Haseda juga dapat mengobati 88 penyakit.

Konsumsi Haseda 3 tetes di ¼ gelas air putih 3x sehari.

Untuk layanan konsultasi dan penjualan, silakan hubungi 0822-7766-1919.

Facebook : https://www.facebook.com/amanahberkah1919

Instagram Haseda : https://www.instagram.com/hasedaindonesiaofficial/

Instagram Herba Kencana : https://www.instagram.com/herbakencanaofficial/

Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCMYd4NTlS0wzwgNaPTRtKZw

Add a Comment

Your email address will not be published.