Home » Gangguan Penyakit » Penyebab & Dampak Sirkulasi Darah Tidak Lancar
<strong>Penyebab & Dampak Sirkulasi Darah Tidak Lancar</strong>

Penyebab & Dampak Sirkulasi Darah Tidak Lancar

Layaknya air yang dialirkan oleh pipa atau selang, darah dalam tubuh kita juga mengalir melalui pembuluh darah. Proses sirkulasi darah bertujuan untuk menyuplai kebutuhan nutrisi ke seluruh tubuh agar seluruh sel di dalam tubuh dapat bekerja dengan baik. Namun pada beberapa orang, sirkulasi atau peredaran darah bisa terhambat dan tidak lancar. Sirkulasi darah yang terganggu akan menyebabkan gangguan pada berbagai organ dan jaringan dalam tubuh. Lantas apa saja penyebab dan dampak yang dapat diakibatkan? Mari kita simak jawabannya dari alaherba.com.

Gejala Sirkulasi Darah Tidak Lancar

  • Tangan dan kaki terasa dingin
  • Kesemutan atau mati rasa
  • Bulu di bagian kaki rontok
  • Kram otot
  • Penyembuhan luka lambat
  • Kuku menjadi rapuh

Penyebab Sirkulasi Darah Tidak Lancar

  • Diabetes

Kadar gula dalam darah sangat mempengeruhi sirkulasi darah, bila kadar gula darah tinggi terjadi dalam jangka waktu yang panjang dapat menghambat sirkulasi darah. Sehingga menyebabkan rasa kram pada kaki, betis, dan paha. Selain itu diabetes juga mengakibatkan kerusakan saraf, komplikasi berupa neuropati diabetikum serta dapat memicu penumpukan plak di pembuluh darah sehingga sirkulasi darah terganggu.

  • Peripheral artery disease (PAD)

Peripheral artery disease atau penyakit arteri perifer diakibatkan oleh penumpukan lemak pada dinding arteri perifer sehingga arteri menyempit dan aliran darah ke otot berkurang dan terhambat., keluhan ini dapat ditandai dengan gejala nyeri ringan sampai berat. Gangguan ini rentan terjadi pada lansia, perokok, serta orang yang memiliki gangguan system metabolism, kolesterol, hipertensi dan jantung koroner

  • Aterosklerosis

Merupakan kondisi saat pembuluh darah terutama pembuluh darah arteri mengalami penumpukan plak sehingga mempersepit dan mengeraskan arteri serta menghambat sirkulasi darah.

  • Penggumpalan darah

Penggumpalan darah yang terjadi di pembuluh darah akan membatasi aliran darah menuju organ atau jaringan sehingga menyebabkan kinerja organ tersebut terhambat. Gumpalan dapat menghalangi aliran darah, namun bila gumpalan tersebut bergerak, dapat menyebabkan komplikasi mulai dari serangan jantung, stroke, hingga kerusakan paru-paru.

  • Perilaku merokok dan obesitas

Rokok dapat merusak pembuluh darah dan memicu pembentukan plak sehingga darah sulit mengalir dengan lancar. Sedangkan obesitas akan memicu penumpukan lemak di pembuluhu darah dan mempersempit jalur aliran darah.

  • Penyakit Raynaud

Saat mengalami Raynaud, pembuluh darah akan menyempit saat tubuh merasa kedinginan atau merasa stress. Penyempitan pembuluh darah ini akan berakibat pada sirkulasi darah yang tidak lancar. Dampaknya dapat menyebabkan kulit menjadi pucat dan membiru serta rentan mengalami kematian jaringan pada daerah yang mengalami gangguan sirkulasi serta rentan mengalami luka.

Jangan anggap sepele keluhan sirkulasi darah yang tidak lancar, karena dampaknya akan sangat fatal. Jika Anda sering merasakan gejala sirkulasi darah tidak lancar, cegah lebih awal dengan konsumsi HASEDA. Dengan 100% kandungan bahan alami berupa 42 jenis buah dan sayuran,  HASEDA dapat membersihkan plak-plak yang menjadi pemicu sirkulasi darah tidak lancar serta melancarkan proses metabolisme dalam tubuh. Anda dapat mengkonsumsi HASEDA dengan dosis 7 tetes 3 x sehari, pagi dan siang ½ jam sebelum makan serta malam ½ jam sebelum tidur. HASEDA sangat aman dikonsumsi dalam jangka waktu panjang karena kandungan bahan alami yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh. HASEDA juga dapat dikonsumsi oleh semua golongan usia, mulai dari balita, anak-anak, remaja, dewasa hingga lansia.

Untuk informasi tentang produk herbal kesehatan kunjungi https://hasedaindonesia.com/ dan https://herbakencana.com/

Untuk layanan konsultasi dan penjualan, silakan hubungi 0822-7766-1919, 0822-7383-1818 Dan 0813 6210 1818

Add a Comment

Your email address will not be published.