Home » Gangguan Penyakit » Luka Pada Lambung
<strong>Luka Pada Lambung</strong>

Luka Pada Lambung

Beberapa dari kita tentunya pernah mengalami luka dan bagian tubuh yang paling sering mengalami luka adalah permukaan kulit atau mungkin juga luka di hati yang hingga sekarang sulit untuk disembuhkan, hehehe. Namun pernah gak sih, sahabat sehat haseda mendengar bahwa lambung ternyata dapat mengalami luka. Luka pada lambung biasa disebut tukak lambung. Nah, gimanasih proses terjadinya luka pada lambung? Yuk, kita simak artikel berikut ini.

Apasih tukak lambung ini?

Sering dikira maag biasa, padahal tukak lambung sebenarnya merupakan jenis penyakit yang berbeda dari maag. Tukak lambung ialah situasi terjadinya luka pada lapisan lambung, hal ini disebabkan oleh penurunan produksi lapisan lendir yang melindungi lambung, sehingga asam yang terkandung pada lambung perlahan mengikis lapisan lambung dan menyebabkan peradangan serta luka. Tukak lambung dapat menimbulkan rasa yang tidak nyaman bagi para penderitanya. Kondisi ini juga bisa membuat seseorang mengalami masalah di saluran pencernaan.

Penyebab Tukak Lambung

Tukak lambung terjadi akibat peningkatan kadar asam lambung atau penipisan selaput pelindung lambung. Perlu diketahui bahwa dinding lambung biasanya dilapisi oleh selaput (mukus), yang melindunginya dari asam lambung.

Penyebab lain yang juga dapat menurunkan perlindungan dinding lambung terhadap asam lambung adalah infeksi bakteri Helicobacter pylori diperkirakan bakteri ini masuk dengan cara berbagi makanan atau peralatan, bersentuhan dengan muntahan yang terinfeksi, dan berbagi air (seperti air sumur) pada populasi yang belum berkembang.

Selanjutnya penggunaan obat antiinflamasi non-steroid, seperti ibuprofen, aspirin, atau diclofenac. Konsumsi rutin obat penghilang rasa sakit tertentu berisiko tinggi merusak mukosa lambung. Jenis obat ini dapat menurunkan sekresi mukus dan menurunkan aliran darah pada dinding lambung serta dapat menyebabkan iritasi pada lapisan lambung.

Gejala Tukak Lambung

Banyak gejala tukak lambung yang mirip dengan gejala penyakit maag, sehingga beberapa orang salah kaprah bahwa mereka hanya mengalami maag, padahal sedang mengalami tukak lambung. Berikut gejala tukak lambung yang sering terjadi diantaranya mual dan muntah, perut kembung, nyeri di ulu hati, sering sendawa, daerah di sekitar lambung sering terasa panas dan rasa nyeri yang semakin parah saat tidur dengan posisi telentang dan nafsu makan menurun, serta mudah merasa kenyang.

Pencegahan Tukak Lambung

Untuk mencegah tukak lambung menjaga kebersihan dengan melakukan cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir secara rutin. Serta pastikan semua makanan dan minuman yang dikonsumsi bersih dan tidak tercemar berbagai bakteri berbahaya dengan membersihkan dan dimasak sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, kebersihan peralatan masak dan peralatan makan juga perlu diperhatikan. Pastikan perlatan-peralatan tersebut telah dicuci dengan sabun dan air mengalir untuk menjamin peralatan tersebut higienis.

Selain itu, menjaga pola makan dan mengkonsumsi makanan yang memiliki nutrisi baik dapat memberikan manfaat bagi lambung maupun kesehatan tubuh secara keseluruhan. Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa beberapa sayuran dapat membantu melawan bakteri penyebab tukak lambung seperti brokoli, kubis, kembang kol, bayam serta buah apel terbukti dapat menekan bakteri H. pylori dan meningkatkan kandungan bakteri baik dalam tubuh.

Kandungan berbagai buah dan sayur tersebut sudah terkandung dalam komposisi HASEDA, HASEDA terdiri atas 42 macam buah dan sayur sehingga kaya akan kandungan multivitamin serta dapat digunakan sebagai pengobatan untuk mengatasi tukak lambung. Dengan kandungan multivitamin, kalsium, antioksidan, DHA/EPA, asam amino, omega 3,6, dan 9 dapat mencukupi kebutuhan nutrisi sel Anda. Untuk mengatasi tukak lambung, Anda dapat mengkonsumsi Haseda dengan dosis 7 tetes, 3 x sehari; pagi saat bangun tidur, siang sebelum makan, dan malam ½ jam sebelum tidur. Sebagai bentuk pencegahan, Anda bisa konsumsi Haseda 3 tetes 3 x sehari atau 5 tetes 2x sehari juga untuk menjaga daya tahan tubuh.

Add a Comment

Your email address will not be published.