Home » Gangguan Penyakit » Jerawat Merajalela, Apakah Perlu Dikhawatirkan?
<strong>Jerawat Merajalela, Apakah Perlu Dikhawatirkan?</strong>

Jerawat Merajalela, Apakah Perlu Dikhawatirkan?

Jerawat  merupakan gangguan pada kulit yang disebabkan oleh produksi minyak berlebih pada kulit. Jerawat terjadi ketika folikel rambut atau tempat tumbuhnya rambut halus pada kulit tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati. Hal tersebut menyebabkan penyumbatan pada pori-pori kulit serta peradangan. Peradangan ini ditandai dengan munculnya benjolan kecil yang terkadang berisi nanah di atas kulit. Jerawat bisa timbul pada beberapa daerah pada permukaan tubuh seperti wajah, leher, dada bagian atas serta punggung, hal ini disebabkan beberapa bagian tubuh tersebut memiliki kelenjar penghasi minyak terbanyak.

Umumnya jerawat muncul pada masa pubertas, yaitu usia 10–13 tahun. Namun jerawat juga dapat dialami oleh siapa saja. Jerawat yang timbul cenderung lebih parah pada remaja laki-laki atau Anda yang memiliki karakter kulit berminyak,

Pada dasarnya jerawat bukanlah penyakit berbahaya. Ini adalah kondisi umum yang bisa terjadi pada siapa pun. Meski demikian, jerawat dapat meninggalkan bekas-bekas luka (acne scar), yaitu jaringan parut akibat penyembuhan jerawat yang tidak sempurna. Hal ini seringkali mengurangi kepercayaan diri orang yang mengalaminya.

Penyebab Jerawat

Beberapa kondisi yang dapat memicu munculnya jerawat, antara lain:

  • Sumbatan pada folikel rambut oleh campuran sel kulit mati dan sebum.

Jerawat adalah kondisi abnormal kulit akibat gangguan berlebihan produksi kelenjar minyak  yang menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit

  • Bakteri jenis Propionibacterium acnes yang berkembang, menyumbat folikel rambut, serta menyebabkan peradangan.
  • Faktor genetik atau keturunan. Anda bisa mengalami jerawat jika salah satu orangtua memiliki masalah jerawat,
  • Folikel yang tersumbat bisa membengkak dan membentuk komedo putih atau komedo hitam jika terpapar dengan dunia luar. Kondisi tersebut sebaiknya jangan dianggap remeh,
  • Hormon, yaitu saat aktivitas hormon androgen berlebih atau saat terjadi perubahan hormon saat masa menstruasi.
  • Penggunaan kosmetik yang tidak selalu dapat ditoleransi oleh kulit setiap orang.

Penyumbatan pori-pori sering kali terjadi oleh penggunaan kosmetik yang mengandung banyak minyak atau penggunaan bedak yang menyatu dengan foundation. Foundation yang terkandung pada bedak menyebabkan bubuk bedak mudah menyumbat pori-pori.

  • Stres yang dapat memengaruhi gaya hidup seseorang

Sebenarnya, stres tidak secara langsung menyebabkan jerawat. Masalahnya, ada hormon tertentu yang keluar saat seseorang stres, yang memungkinkan tumbuhnya jerawat. Tak hanya itu, stres membuat orang tersebut mempunyai pola makan yang cenderung banyak mengkonsumsi makanan manis dan berlemak, sebagai “pelarian” dari stres.

Untuk mengatasi jerawat, Anda dapat mencoba Haseda, terbuat dari bahan yang 100% herbal dan tidak menggunakan sedikit pun bahan kimia sehingga baik di oleskan langsung ke jerawat. Mengandung lemon, pepaya, buah berry, timun dan alpukat yang dikenal dapat mencegah produksi minyak berlebih pada wajah sehingga meminimalisir timbulnya jerawat, serta kombinasi dari berbagai jenis buah dan sayur yang juga dapat menyembuhkan berbagai macam gangguan kesehatan. Konsumsi HASEDA 3x sehari dan teteskan 5 tetes ke 200ml air putih serta oleskan ke permukaan jerawat, Kamu bisa mendapatkan Haseda di toko obat atau apotek terdekat hampir di seluruh wilayah di Indonesia.

Untuk layanan konsultasi dan penjualan, silakan hubungi 0822-7766-1919, 0822-7383-1818 Dan 0813 6210 1818

Add a Comment

Your email address will not be published.