Home » Gangguan Penyakit » Kenali Penyakit Sifilis dan Atasi Secara Cepat
Kenali Penyakit Sifilis dan Atasi Secara Cepat

Kenali Penyakit Sifilis dan Atasi Secara Cepat

Sifilis atau yang biasa disebut dengan raja singa adalah penyakit atau infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri. Gejala sifilis diawali dengan munculnya luka yang tidak terasa sakit di area kelamin, mulut, atau dubur. Luka pada area kelamin yang menjadi gejala sifilis sering kali tidak terlihat dan tidak terasa sakit, sehingga tidak disadari oleh penderitanya. Walaupun begitu pada tahap ini, infeksi sudah bisa ditularkan ke orang lain.

Gejala sifilis digolongkan sesuai dengan tahap perkembangan penyakitnya. Tiap jenis sifilis memiliki gejala yang berbeda-beda, seperti berikut ini:

  • Sifilis primer. Seseorang dengan sifilis primer umumnya mengalami luka di tempat infeksi awal. Luka ini biasanya terdapat di sekitar alat kelamin, sekitar anus, atau mulut. Luka ini biasanya berbentuk bulat dan dinamakan chancre. Gejala raja singa akan muncul 2-4 hari setelah infeksi terjadi, termasuk chancre, yaitu saat bakteri masuk ke dalam tubuh. Sipilis jenis ini sering terasa pada alat kelamin, tetapi juga bisa dilihat di mulut atau rektum jika kedua bagian tersebut terlibat dalam aktivitas seksual. Umumnya, gejala ini akan sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu 1-5 minggu.
  • Sifilis sekunder. Dalam beberapa minggu setelah penyembuhan chancre, penderita mungkin akan mengalami ruam di sekujur tubuh, termasuk telapak tangan dan kaki. Ruam ini biasanya tidak gatal dan dapat disertai dengan munculnya kutil di mulut atau area kelamin. Beberapa orang dengan sifilis sekunder juga mengalami rambut rontok, nyeri otot, demam, sakit tenggorokan, hingga pembengkakan kelenjar getah bening. Seperti tahap pertama (primer), gejala-gejala di atas dapat hilang dengan sendirinya. Namun, tanda dan gejala ini dapat datang berkali-kali dan hilang selama satu tahun. Beberapa penderita yang sudah berada pada stadium dua atau tiga mungkin tidak menunjukkan adanya gejala penyakit sifilis.
  • Sifilis laten. Sifilis laten terjadi di antara tahap kedua (sekunder) dan tahap keempat (tersier). Pada tahap laten, penderita tidak mengalami gejala apa pun dari penyakit raja singa ini. Tahap laten ini bisa bertahan selama bertahun-tahun. Tanda dan gejala mungkin tidak akan pernah kembali lagi atau justru berkembang menjadi tahap keempat, yaitu sifilis tersier.
  • Sifilis tersier. Sekitar 15-30% orang yang terinfeksi sifilis tetapi tidak diobati kemungkinan berisiko mengalami komplikasi yang dikenal dengan nama sifilis tersier. Tahap keempat dari gejala sifilis muncul 10-40 tahun setelah infeksi awal. Dalam tahap ini, sipilis akan merusak otak, saraf, mata, jantung, aliran darah, hati, tulang, dan otot.

Sifilis disebabkan oleh infeksi bakteri, yang menyebar melalui hubungan seksual dengan penderita sifilis. Walaupun begitu, bakteri penyebab sifilis juga bisa menyebar melalui kontak fisik dengan luka yang ada di penderita. Melihat penularannya, sifilis rentan tertular pada seseorang yang sering berganti pasangan seksual. Tanpa penanganan yang cepat dan tepat, sifilis dapat merusak organ otak, jantung, dan beberapa organ lain. Pada wanita hamil, infeksi juga berbahaya karena dapat menyebabkan kondisi janin tidak normal, bahkan kematian bayi. Oleh karena itu, semakin dini diagnosis dan pengobatannya, semakin mudah sifilis disembuhkan.

Pengobatan siflis atau raja singa ini akan lebih efektif jika dilakukan ketika tahap awal. Sifilis dapat diatasi dengan antibiotik penisilin. Selama masa pengobatan, penderita dianjurkan untuk tidak melakukan hubungan seks, sampai dokter memastikan infeksi sudah sembuh. Penularan sifilis juga dapat dicegah dengan perilaku seks yang aman, yaitu setia pada 1 pasangan seksual atau menggunakan kondom. Selain itu, pemeriksaan atau skrining terhadap penyakit sifilis atau sipilis juga perlu dilakukan secara rutin pada orang-orang yang memiliki faktor risiko tinggi mengalami penyakit ini.

Selain dari medis, sifilis juga dapat diatasi dengan menggunakan bahan-bahan alami. Herbal Tetes Haseda yang merupakan produk inovasi anak bangsa memiliki kandungan 100% bahan alami yaitu 42 jenis sari buah dan sayur. Haseda diproses menggunakan bio teknologi terpadu selama 9-12 bulan tanpa memakai zat kimia ataupun bahan pengawet.

Konsumsi Haseda secara rutin 7 tetes 3x sehari di ¼ gelas air putih untuk mengobati sifilis.
Untuk layanan konsultasi dan penjualan, silakan hubungi 0822-7766-1919.

Facebook : https://www.facebook.com/amanahberkah1919

Instagram Haseda : https://www.instagram.com/hasedaindonesiaofficial/

Instagram Herba Kencana : https://www.instagram.com/herbakencanaofficial/

Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCMYd4NTlS0wzwgNaPTRtKZw

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *