Home » Gangguan Penyakit » Waspada Demam Ini Bukan Demam Biasa!
<strong>Waspada Demam Ini Bukan Demam Biasa!</strong>

Waspada Demam Ini Bukan Demam Biasa!

Demam telah diketahui sebagai gejala berbagai jenis penyakit, mulai penyakit ringan hingga penyakit yang tergolong berat. Demam merupakan respon sistem imun terhadap masuknya bakteri atau virus penyebab penyakit. Namun mungkin masih banyak yang belum mengetahui cara membedakan demam biasa atau demam yang diakibatkan kondisi medis yang serius contohnya demam akibat tifoid atau tifus. Demam tifoid merupakan gejala tipes yang banyak ditemukan pada masyarakat di daerah pedesaan maupun perkotaan, demam tifoid erat kaitannya dengan kebersihan pribadi atau sanitasi lingkungan sekitar yang kurang baik. Kuy simak ulasan dari alaherba.com berikut ini!

Definisi Demam Tifoid

Tifus atau demam tifoid adalah infeksi bakteri yang menyebar ke seluruh tubuh dan mempengaruhi banyak organ. Demam tifoid atau tifus umumnya terjadi pada saluran pencernaan manusia, terutama usus halus. Demam tifoid sering terjadi di Negara-negara berkembang. Demam tifoid ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risikonya.

Penyebab Demam Tifoid

Demam tifoid disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi, Salmonella paratyphi A dan Salmonella paratyphi B. Bakteri ini dapat hidup di suhu ruangan maupun suhu rendah dan bertahan hidup pada makanan kering. Bakteri penyebab demam tifoid masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman yang tercemar, kebanyakan kuman atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh akakn masuk ke dalam sistem pencernaan dan dihancurkan oleh asam ambung dan sisanya akan menuju usus halus dan berkembang disana. Kekebalan usus halus sangat mempengaruhi proses perkembangbiakan kateri, saat kekebalan usus halus dalam kondisi yang rendah bakteri ini akan menembus usus halus dan masuk dalam aliran darah sehingga menginfeksi tubuh.

Gejala Demam Tifoid

  • Suhu tubuh naik turun
  • Penurunan nafsu makan
  • Pegal dan nyeri otot
  • Mual dan muntah
  • Susah BAB pada dewasa
  • Mencret pada anak-anak
  • BAB berdarah
  • Sakit kepala

Komplikasi

Bila tidak ditangani dengan tepat, demam tifoid dapat menyebabkan keluhan komplikasi saat infeksi memasuki minggu kedua dan ketiga. Komplikasi tersebut diantaranya:

  • Pendarahan
  • Kebocoran usus
  • Infeksi selaput rongga perut
  • Penurunan tekanan darah
  • Pneumonia

Pencegahan

  • Hindari konsumsi makanan mentah; bakteri penyebab demam tifoid dapat hinggap pada makanan yang mentah, pastikan makanan yang Anda konsumsi sudah matang.
  • Rutin mencuci tangan; jaga kebersihan Anda dengan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
  • Hindari kontak dengan orang sakit; demam tifoid dapat menular melalui kontak dengan orang yang sakit karena bakteri penyebabnya sangat mudah menyebar.
  • Hindari jajan sembarangan.
  • Pastikan kebersihan sanitasi di lingkungan sekitar.

Kandungan berbagai buah dan sayur tersebut sudah terkandung dalam komposisi HASEDA, HASEDA terdiri atas 42 macam buah dan sayur sehingga kaya akan kandungan multivitamin serta dapat digunakan sebagai pengobatan untuk mengatasi kolera. Dengan kandungan multivitamin, kalsium, antioksidan, DHA/EPA, asam amino, omega 3,6, dan 9 dapat mencukupi kebutuhan nutrisi sel Anda. Untuk mengatasi kolera, Anda dapat mengkonsumsi Haseda dengan dosis 7 tetes, 3 x sehari; pagi saat bangun tidur, siang sebelum makan, dan malam ½ jam sebelum tidur. Sebagai bentuk pencegahan, Anda bisa konsumsi Haseda 3 tetes 3 x sehari atau 5 tetes 2x sehari juga untuk menjaga daya tahan tubuh.

Untuk informasi tentang produk herbal kesehatan kunjungi https://hasedaindonesia.com/ dan https://herbakencana.com/

Untuk layanan konsultasi dan penjualan, silakan hubungi 0822-7766-1919, 0822-7383-1818 Dan 0813 6210 1818

Add a Comment

Your email address will not be published.