Home » Gangguan Penyakit » Komplikasi Asam Urat
<strong>Komplikasi Asam Urat</strong>

Komplikasi Asam Urat

Selain diabetes yang biasa disebut mother of diseases, penyakit asam urat juga memiliki banyak sekali komplikasi bila tidak ditangani dengan tepat. Asam urat merupakan salah satu penyakit tertua di dunia, karena sudah dikenal sejak kurang lebih 2000 tahun yang lalu. Asam urat merupakan kondisi ketika tubuh seseorang mengalami penumpukan zat purin, zat purin biasanya ditemukan pada beberapa jenis makanan seperti daging merah, jeroan, alkohol, dan makanan laut. Ketahui lebih lengkap tentang asam urat melalui ulasan dari alaherba.com berikut ini.

Pengertian Asam Urat

Asam urat adalah kondisi gangguan metabolisme dalam tubuh manusia ketika kadar asam urat melebihi batas yang dapat ditoleransi oleh tubuh atau kadar asam urat yang terdapat dalam tubuh melebihi batas normalnya. Dalam situasi normal, asam urat akan larut dalam darah dan dikeluarkan melalui urin. Namun pada beberapa kondisi, asam urat dapat menumpuk. Kadar asam urat dalam darah yang berlebihan dapat menyebabkan pembentukan kristal pada sendi. Kristal ini memicu peradangan, sehingga penderita asam urat mengalami gejala nyeri dan bengkak pada sendi, yang paling umum pada bagian kaki.

Gejala Asam Urat

Gejala asam urat sering terjadi mendadak dan biasanya terjadi saat malam hari, gejala tersebut antara lain:

  • Nyeri pada bagian sendi
  • Nyeri merasa tidak nyaman dalam beberapa hari
  • Saat ditekan sendi terasa lunak dan hangat
  • Pembengkakan sendi

Komplikasi Asam Urat

  1. Munculnya Tophi

Tophi merupakan tumpukan kristal asam urat yang terjadi pada bagian bawah permukaan kulit dengan bentuk benjolan atau gumpalan dengan tekstur yang keras. Gumpalan atau benjolan ini biasa terjadi pada bagian kaki, tangan, pergelangan tangan, jari, telinga dan lutut. Tophi tidak menimbulkan rasa sakit, namun kadang menimbulkan radang serta dapat mengeluarkan cairan seperti nanah. Bila benjolan ini terus tumbuh maka dapat mengikis kulit bahkan jarngan di sekitar persendian. Saat hal tersebut terjadi, maka akan menyebabkan kerusakan dan peradangan sendi yang makin parah.

  • Deformitas Sendi

Ketika asam urat memasuki kondisi yang lebih parah akibat tidak ditangani dengan tepat, penderita asam urat akan merasakan adanya perubahan bentuk persendian, hal ini disebut sebagai deformitas sendi, komplikasi ini dapat terjadi akibat peradangan kronis yang memicu serangan asam urat terus menerus. Bila hal ini terus dibiarkan maka dapat mengakibatkan kerusakan sendi permanen.

  • Batu Ginjal

Batu ginjal merupakan komplikasi asam urat yang sangat perlu diwaspadai, komplikasi ini dialami oleh satu dari lima orang penderita asam urat. Timbunan Kristal asam urat juga sering terjadi pada saluran kemih, lama kelamaan kondisi tersebut akan memicu terbentuknya batu ginjal yang menyebabkan penderita asam urat merasakan perih khususnya saat buang air kecil, bahkan pada beberapa pasien mengalami urin yang disertai darah.

  • Gagal Ginjal dan Gangguan Ginjal

Batu ginjal yang terbentuk atas kristal urat dapat menumpuk pada ginjal dan mengakibatkan bekas luka dan kerusakan di ginjal. Lama kelamaan kerusakan ginjal yang terjadi tentunya akan menyebabkan penyakit pada ginjal apalagi bila kadar asam urat tidak terkontrol. Saat kondisi ini makin parah, maka bisa mengakibatkan ginjal tidak dapat berfungsi sebagaimana harusnya dan menyebabkan gagal ginjal.

  • Penyakit Jantung

Pada kebanyakan penderita penyakit jantung memiliki kadar asam urat yang tinggi, penelitian telah membuktikan asam urat memiliki hubungan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung, gagal jantung bahakn stroke. Hal ini dikaitkan dengan peradangan akibat asam urat yang memicu kerusakan pada pembuluh darah.

  • Gangguan Tidur

Pada sebuah penelitian yang dimuat Journal of Clinical Sleep Medicine tahun 2018, menghasilkan sebuah fakta bahwa penderita asam urat mempunyai risiko dua kali lebih tinggi mengalami gangguan tidur berupa apnea sleep obstructive, gangguan ini menyebabkan seseorang mengalami jeda napas beberapa detik selama tidur, kondisi ini mengganggu pernapasan saat tidur dan menimbulkan bahaya bila terus terjadi. Selain itu, nyeri asam urat seringkali dirasakan pada malam hari dan memaksa seseorang terbangun dari tidur. Kondisi ini akan menyulitkan penderita asam urat untuk tidur serta dapat berujung pada kelelahan dan stres.

Nah, untuk mencegah penderita asam urat mengalami komplikasi seperti yang telah kita simak diatas, Anda boleh mengkonsumsi haseda untuk mengontrol kadar asam urat dalam tubuh Anda agar tidak menimbulkan gangguan yang tidak diinginkan. Kenapa haseda? Karena setiap tubuh mengalami gangguan, itu berarti terdapat sel pada organ tertentu yang mengalami kerusakan akibat asupan nutrisi yang kurang. Haseda hadir untuk mencukupi kebutuhan tubuh dan sel Anda terhadap nutrisi, kandungan haseda mulai dari multivitamin engkap, EPA/DHA, serta kaya akan antioksidan mampu mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh Anda. Anda dapat mengkonsumsi Haseda dengan dosis 5 tetes dengan pemakaian 3 x sehari, pagi saat bangun tidur atau sebelum sarapan, siang sebelum makan, dan malam ½ jam sebelum tidur.

Sedangkan bagi Anda yang tidak mengalami asam urat namun memiliki kekhawatiran terkait konsumsi nutrisi yang kurang, Anda juga bisa mengkonsumsi Haseda dengan dosis 3 tetes 3 x sehari pagi saat bangun tidur atau sebelum sarapan, siang sebelum makan, dan malam ½ jam sebelum tidur.

Untuk informasi tentang produk herbal kesehatan kunjungi https://hasedaindonesia.com/ dan https://herbakencana.com/

Add a Comment

Your email address will not be published.