Home » Gangguan Penyakit » Epilepsi
Epilepsi

Epilepsi

Pengertian Epilepsi

Epilepsi adalah gangguan system saraf pusat akibat pola aktivitas listrik yang berlebihan pada otak sehingga menyebabkan kejang berulang pada sebagian atau seluruh tubuh. Seseorang didiagnosis dengan epilepsi jika mengalami kejang tanpa penyebab yang jelas sebanyak lebih dari 1 kali. Kejang pada epilepsi kemungkinan terjadi akibat adanya cedera otak, tetapi seringkali penyebabnya tidak diketahui sama sekali.

Karakteristik kejang bervariasi dan tergantung pada bagian otak mana gangguan pertama kali dimulai, dan seberapa jauh penyebarannya. Gejala sementara terjadi, seperti kehilangan kesadaran atau kesadaran, dan gangguan gerakan, sensasi (termasuk penglihatan, pendengaran dan rasa), suasana hati, atau fungsi kognitif lainnya. Orang dengan epilepsi cenderung memiliki lebih banyak masalah fisik (seperti patah tulang dan memar akibat cedera yang berhubungan dengan kejang), serta tingkat kondisi psikologis yang lebih tinggi, termasuk kecemasan dan depresi. Demikian pula, risiko kematian dini pada orang dengan epilepsi hingga tiga kali lebih tinggi daripada pada populasi umum, dengan tingkat kematian dini tertinggi ditemukan di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah dan di daerah pedesaan.

Gejala

Karena epilepsi disebabkan oleh aktivitas abnormal di otak, kejang dapat mempengaruhi proses apa pun yang dikoordinasikan otak Anda. Tanda dan gejala kejang mungkin termasuk:

  • Kebingungan sementara
  • Menatap satu titik dalam waktu yang lama
  • Otot kaku
  • Gerakan menyentak tak terkendali dari lengan dan kaki
  • Kehilangan kesadaran
  • Gejala psikologis seperti ketakutan, kecemasan atau déjà vu
  • Gemetar (tremor) atau kejang, pada sebagian anggota tubuh (wajah, lengan, kaki) atau keseluruhan.

Penyebab Epilepsi

Meskipun banyak mekanisme penyakit yang mendasari dapat menyebabkan epilepsi, penyebab penyakit ini masih belum diketahui pada sekitar 50% kasus secara global. Penyebab epilepsi dibagi ke dalam kategori berikut: struktural, genetik, infeksi, metabolisme, kekebalan dan tidak diketahui. Contohnya meliputi:

  • kerusakan otak misalnya akibat kehilangan oksigen atau trauma saat lahir dan berat badan lahir rendah.
  • cedera kepala parah;
  • stroke yang membatasi jumlah oksigen ke otak;
  • infeksi otak seperti meningitis, ensefalitis atau neurocysticercosis,
  • sindrom genetik tertentu; dan
  • tumor otak.

Pencegahan dan Pengobatan

Karena penyebab dari epilipsi seringkali tidak diketahui, perlu bagi kita semua untuk menerapkan gaya hidup sehat, beberapa langkahnya adalah dengan mengkonsumsi buah dan sayuran yang kaya manfaat bagi tubuh sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan gizi dan nutrisi yang baik. Ternyata, beberapa buah dan sayuran juga dapat mencegah dan meminimalisir kejadian epilepsi. Apa aja sih, buah dan sayuran tersebut? Mari kita simak sama-sama.

1. Pisang

Pisang kaya akan kandungan kalsium yang tinggi serta sumber karbohidrat untuk energi. Dengan makan pisang maka kesehatan tulang dan sistem saraf otak penderita dapat terjaga tetap sehat secara maksimal. Oleh sebab itu sangat baik menyajikan buah ini bagi penderita setiap hari. Kandungan karbohidratnya dapat memberi energi bagi aktivitas sehari-hari yang jauh dari kandungan lemak tinggi.

2. Alpukat

Alpukat  kaya akan kandungan berbagai vitamin, seperti vitamin K, C dan B6 yang memiliki peranan penting untuk mencegah dan mengatasi epilepsy.

3. Apel

Buah ini merupakan anti oksidan yang tinggi serta mengandung vitamin untuk mencegah macam-macam penyakit saraf termasuk menghindari resiko terjadinya epilepsi. Apabila disajikan dengan rutin membantu menangkal efek radikal bebas serta memelihara kesehatan tubuh dari penyakit berbahaya seperti sel kanker. Oleh sebab itu berikan apel setiap pagi pada penderita. Karena selain sumber vitamin juga merupakan pembantu menu diet yang baik bagi tubuh. Sebutir apel akan memaksimalkan tubuh dalam mensimulasikan metabolisme tubuh secara alami.

Itulah beberapa buah yang dapat mencegah, memperkecil risiko dan mengatasi epilepsi. Kombinasi buah diatas juga bisa Anda dapatkan dalam komposisi yang terkandung dalam Haseda. Selain mengandung kombinasi buah diatas, Haseda juga mengandung bahan alami yang dikombinasikan yaitu sebanyak 42 jenis buah dan sayur. Bagi penderita sinusitis, Anda dapat mengkonsumsi Haseda sebanyak 5 tetes di ¼ gelas air. Selain  epilepsi, Haseda juga dapat membantu memperbaiki metabolisme tubuh, memperbaiki peredaran darah dan suplai oksigen, mengoptimalkan penyerapan nutrisi, detoksifikasi dan regenerasi sel, meningkatkan daya tahan tubuh, memperbaiki fungsi syaraf, meningkatkan stamina, kesegaran dan gairah, serta 88 macam penyakit lainnya.

Untuk layanan konsultasi dan penjualan, silakan hubungi 0822-7766-1919, 0822-7383-1818 Dan 0813 6210 1818.

Add a Comment

Your email address will not be published.