Home » Gangguan Penyakit » Apa Itu Penyempitan Pembuluh Darah?
Apa Itu Penyempitan Pembuluh Darah?

Apa Itu Penyempitan Pembuluh Darah?

Pembuluh darah merupakan organ menyerupai selang yang terdapat di seluruh tubuh, mulai dari ujung kaki sampai ujung kepala. Fungsi utama pembuluh darah adalah mengatur tekanan darah dan mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Secara alami, pembuluh darah bisa menyempit atau melebar sesuai kebutuhan darah dalam tubuh. Hal ini terjadi karena pengaruh aktivitas otot dan saraf pada dinding pembuluh darah. Penyempitan pembuluh darah dapat terjadi secara alami saat mengatur pasokan darah dan tekanan darah pada bagian tubuh tertentu. Pembuluh darah juga bisa menyempit ketika kamu berada di tempat yang dingin atau ketika suhu tubuh menurun secara drastis. Ketika terjadi penyempitan pembuluh darah, pasokan darah menjadi lebih lambat, namun tekanannya menjadi lebih besar. Selain faktor-faktor di atas, penyempitan pembuluh darah juga bisa disebabkan oleh faktor eksternal, antara lain:

  1. Penyakit tertentu

Salah satu penyakit yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah adalah sindrom penyempitan pembuluh darah otak reversibel (RCVS). Kondisi ini terjadi ketika otot-otot di dinding pembuluh darah pada otak terganggu, sehingga sering mengalami penyempitan. Penyakit ini kerap menimbulkan gejala sakit kepala yang datang secara tiba-tiba.

2. Hipotermia

Tubuh yang terpapar suhu dingin terlalu lama bisa menyebabkan pembuluh darah menyempit. Kondisi ini juga dikenal dengan sebutan hipotermia. Ketika kamu kedinginan, tubuh akan menggigil untuk merangsang aktivitas otot dan menghasilkan panas tubuh. Penyempitan pembuluh darah berfungsi menjaga suhu tubuh agar tetap hangat.

3. Pengaruh obat-obatan

Ada beberapa jenis obat yang dapat menimbulkan efek samping berupa penyempitan pembuluh darah, misalnya obat antidepresan, obat penyakit Parkinson, obat dekongestan, imunosupresan, epinefrin, dan obat migrain.

4. Gaya hidup yang tidak sehat

Kurangnya aktivitas fisik dan olahraga bisa menyebabkan kelebihan berat badan bahkan obesitas. Bukan hanya perokok aktif, perokok pasif juga berisiko untuk mengalami penyempitan pembuluh darah. Pola makan yang tinggi lemak, garam, dan gula akan menambah risiko terjadi penyempitan pembuluh darah.

5. Kondisi psikologis

Kondisi psikologis, seperti stres, juga dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi lebih sempit sehingga memengaruhi peredaran darah. Kondisi ini biasanya juga memengaruhi kinerja saraf, sehingga membuat detak jantung menjadi tidak teratur.

Penyempitan pembuluh darah sering dianggap sebagai salah satu penyebab serangan jantung. Padahal, serangan jantung bukan disebabkan oleh otot pembuluh darah yang berkontraksi (vasokonstriksi), melainkan penumpukan plak, lemak, dan kolesterol di dalam darah (aterosklerosis). Kondisi ini bisa mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah, sehingga pasokan darah ke jantung menjadi berkurang. Jika dibiarkan tanpa penanganan, kondisi tersebut akan menyebabkan serangan jantung yang ditandai dengan keluhan sesak napas dan nyeri dada (angina pektoris).

Penyempitan pada pembuluh darah bisa memicu berbagai macam gangguan kesehatan seperti:

  • Stroke

Gangguan medis ini terjadi bila penyempitan pembuluh darah menyebabkan penyumbatan pada aliran darah ke otak. Sel-sel otak akan rusak, sehingga penderita mengalami kesulitan bicara, kesulitan menelan, lumpuh di salah satu sisi tubuh, kebutaan, dan sebagainya.

  • Serangan jantung

Jika plak yang menempel pada dinding pembuluh darah pecah dan membentuk gumpalan darah, aliran darah ke jantung bisa tersumbat hingga terjadilah serangan jantung. Terhentinya suplai darah ke jantung bisa menyebabkan kerusakan pada otot jantung. Kerusakan bisa diminimalisir bila serangan jantung cepat ditangani secara medis. Kondisi tersebut juga bisa menyebabkan penyakit jantung koroner.

  • Gagal jantung

Apabila penyempitan pembuluh darah menyebabkan penurunan pasokan darah ke jantung secara signifikan atau jika jantung sudah mengalami kerusakan, daya pompa jantung untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh akan melemah. Kondisi ini disebut juga sebagai gagal jantung.

  • Aritmia atau detak jantung abnormal

Kurangnya aliran darah ke jantung akibat penyempitan pembuluh darah, bisa mengganggu impuls listrik di jantung. Akibatnya, denyut jantung menjadi tidak beraturan.

Mengatasi penyempitan pembuluh darah bisa dilakukan dengan penggunaan obat-obatan dari dokter serta mengontrol faktor-faktor penyebab yang masih bisa dikendalikan. Selain itu juga, kamu bisa mengonsumsi Herba Kencana Probiohit yang sudah terbukti khasiatnya. Probiohit merupakan produk herbal yang terdiri dari bahan-bahan alami pilihan yaitu mengkudu, daun kelor, temulawak, kayu manis, madu, dan 21 rempah mix. Cairan Probiohit mengandung vitamin A, B, C, K, biotin, asam folat, kalium, kalsium, zat besi, enzim, antioksidan, dan antiseptik alami, sehingga dapat membantu penyembuhan 41 macam penyakit, termasuk penyempitan pembuluh darah.

Konsumsi Probiohit 1 sdm 3x sehari.

Untuk layanan konsultasi dan penjualan, silakan hubungi 0822-7383-1818.

Facebook : https://www.facebook.com/amanahberkah1919

Instagram Haseda : https://www.instagram.com/hasedaindonesiaofficial/

Instagram Herba Kencana : https://www.instagram.com/herbakencanaofficial/

Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCMYd4NTlS0wzwgNaPTRtKZw

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *