Home » Gangguan Penyakit » Sudahkah Kamu Tahu Faktor Risiko Terbesar Dari Kanker Paru
Sudahkah Kamu Tahu Faktor Risiko Terbesar Dari Kanker Paru

Sudahkah Kamu Tahu Faktor Risiko Terbesar Dari Kanker Paru

Paru-paru merupakan salah satu organ yang berperan penting dalam menjalankan sistem respirasi atau pernapasan. Saat udara mencapai paru-paru, akan terjadi pertukaran antara oksigen dari luar tubuh dengan karbon dioksida dari dalam darah. Jika paru-paru mengalami gangguan, maka proses ini pun akan ikut terganggu. Salah satu gangguan pada paru-paru adalah kanker paru-paru.

Kanker paru-paru adalah suatu kondisi di mana sel-sel tumbuh secara tidak terkendali di dalam paru-paru. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kanker ini adalah salah satu penyebab utama kematian yang menyebabkan 1,59 juta kematian pada tahun 2012. Jumlah ini terus meningkat sampai saat ini. Menurut American Cancer Society, kanker ini terbagi ke dalam dua jenis yang dibedakan berdasarkan ukuran sel dalam tumor kanker.

1. Kanker paru-paru karsinoma sel kecil (KPKSK)

Jenis kanker paru yang satu ini biasanya dialami oleh perokok berat. Bahkan, jenis kanker ini lebih sedikit dialami dibandingkan jenis lainnya. Namun, jenis ini lebih cepat menyebar ke seluruh tubuh. Kira-kira 70% dari pasien yang mengalami kanker ini sudah berada pada stadium kanker paru yang cukup parah saat menjalani diagnosis.

2. Kanker paru-paru karsinoma bukan sel kecil (KPKBSK)

Istilah kanker ini meliputi beberapa jenis dari kanker paru. Kondisi ini berarti sel-sel kanker lebih besar daripada KPKSK. Lebih banyak pula orang memiliki jenis kanker ini. Kondisi ini tidak berkembang secepat KPKSK, sehingga pengobatan untuk jenis kanker ini berbeda. Biasanya, jenis kanker paru yang termasuk ke dalam jenis ini adalah adenocarcinoma, squamous cell carcinoma, dan large cell carcinoma.

Sebagian besar gejala kanker paru terjadi di paru-paru, tetapi gejala juga mungkin terjadi pada bagian tubuh lain. Hal ini terjadi karena kanker telah menyebar (dalam istilah medis disebut dengan metastasis) ke bagian tubuh lainnya.

Berikut adalah beberapa gejala umum dari kanker paru-paru:

  • Ketidaknyamanan atau nyeri pada dada.
  • Batuk yang tidak hilang atau semakin memburuk dari waktu ke waktu.
  • Masalah pernapasan.
  • Darah dalam dahak (lendir batuk dari paru-paru).
  • Suara serak.
  • Masalah dalam menelan.
  • Kehilangan selera makan.
  • Kehilangan berat badan tanpa alasan.
  • Merasa sangat lelah.
  • Peradangan atau sumbatan di paru-paru.
  • Pembengkakan atau pembesaran kelenjar getah bening dalam dada di daerah paru-paru.

Penyebab utama kanker paru-paru adalah kebiasan merokok. Bahkan, kebiasaan ini tidak hanya buruk untuk perokok aktif, atau orang yang melakukan aktivitas merokok. Namun, kebiasaan merokok juga tidak baik untuk perokok pasif, yaitu orang yang menghirup asap rokok karena orang di sekitarnya melakukan aktivitas merokok.

Kanker ini dapat berkembang cepat pada perokok karena racun zat karsinogenik yang berasal dari rokok masuk ke dalam paru-paru, baik secara sengaja maupun tidak. Bisa dikatakan, kebiasaan ini bertanggung jawab kepada hampir 70% kasus kanker ini.

Beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko dari kanker ini adalah:

  • Pernah merokok atau sedang merokok.
  • Perokok pasif.
  • Punya anggota keluarga dengan kanker paru.
  • Riwayat kesehatan pribadi.
  • Radioterapi untuk kondisi lain yang dapat mempengaruhi daerah dada.
  • Kontak dengan racun seperti asbes, kromium, nikel, arsenik, jelaga, atau tar di tempat kerja.
  • Terkena paparan radon di rumah atau tempat kerja.
  • Hidup di lingkungan yang tercemar.
  • Sistem kekebalan tubuh lemah secara genetik atau akibat human immunodeficiency virus (HIV).
  • Konsumsi suplemen beta karoten dan menjadi perokok berat.

Ada beberapa cara pengobatan untuk kanker paru secara medis, tergantung pada jenis kanker dan seberapa jauh kanker telah menyebar. Beberapa cara pengobatan tersebut adalah operasi, radioterapi, kemoterapi, terapi target, dan imunoterapi.

Namun, selain menjalani pengobatan secara medis, kamu juga dapat menjalani pengobatan secara alami yaitu dengan mengonsumsi Herbal Tetes Haseda. Haseda merupakan produk inovasi anak bangsa yang diproses menggunakan bio teknologi terpadu selama 9-12 bulan. Dalam Haseda terkandung 42 jenis sari buah dan sayur tanpa zat kimia maupun bahan pengawet, sehingga Haseda aman dikonsumsi segala usia, termasuk balita, lansia, ibu hamil dan menyusui. Ketika kamu mengonsumsi Haseda, Haseda akan masuk ke dalam tubuh dan berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh, memperbaiki peredaran darah dan suplai oksigen, mengoptimalkan penyerapan nutrisi, detoksifikasi dan regenerasi sel, meningkatkan daya tahan tubuh, memperbaiki fungsi saraf, meningkatkan stamina, kesegaran dan gairah. Dengan fungsinya yang banyak, Haseda dapat membantu proses penyembuhan 88 penyakit, termasuk kanker paru-paru.

Konsumsi Haseda 10 tetes di ¼ gelas air putih 3x sehari.

Untuk layanan konsultasi dan penjualan, silakan hubungi 0822-7766-1919.

Facebook : https://www.facebook.com/amanahberkah1919

Instagram Haseda : https://www.instagram.com/hasedaindonesiaofficial/

Instagram Herba Kencana : https://www.instagram.com/herbakencanaofficial/

Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCMYd4NTlS0wzwgNaPTRtKZw

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *